Suara.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar meminta kepada pengelola Tol Cipali untuk segera melengkapi infrastruktur pendukung jalan Tol Cipali sebelum musim mudik Lebaran 2015 tiba pada pertengahan Juli mendatang.
"Itu belum ada keterangannya waktu kita cek barusan," kata Deddy Mizwar usai meninjau kesiapan insfrastruktur dan angkutan lebaran di Tol Cipali bersama Komisi V DPR RI, Kamis.
Ia menuturkan, Jalan Tol Cipali yang harus dilengkapi di antaranya adalah rambu-rambu lalu lintas, rambu kecepatan, rest area dan papan peringatan di simpang-simpang keluar, khususnya arah ke Indramayu dan Majalengka. Selain mempersiapkan Tol Cipali sebagai lalu lintas mudik 2015, ia mengatakan, Jalur Pantura yang selama ini sering dipakai mudik pun tidak boleh diabaikan.
Menurutnya jalur tersebut masih menjadi arus utama mudik dari warga Jawa Barat dan sekitarnya.
"Betul bahwa pantura tidak boleh diabaikan. Jalur itu juga harus diantisipasi seperti apa, andai kata memang banyak orang yang lewat sana," kata dia.
Sementara itu, menanggapi belum lengkapnya infrastruktur Tol Cipali, Wakil Direktur Utama PT Lintas Marga Sedaya yang mengelola Tol Cipali, Hudaya Arryanto mengatakan, selama proses pelengkapan infrastruktur tersebut pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kondisi Tol Cipali kepada pengguna/pengemudi kendaraan.
"Selama proses pelengkapan infrastruktur, memang mungkin kita perlu menggalakan sosialisasinya. Nanti di tiap-tiap pintu pembayaran tol, akan kita sosialisasikan tentang kondisi Tol Cipali. Untuk menambah kewaspadaan terhadap pengemudi juga," katanya.
Hudaya menyatakan, sebagai pendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna Tol Cipali, pihaknya juga menyiapkan 12 Mobil derek, 5 mobil ambulance.
"Jadi nanti jika ada kecelakaan atau mogok dan lainnya, di bawah 20 menit bantuan sudah datang," ujar dia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara