Suara.com - Ketua DPR Setya Novanto meminta kasus kebakaran di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten diinvestigasi. Kebakaran itu terjadi, Minggu (6/7/2015) kemarin.
Politisi Golkar itu menjelaskan investigasi diperlukan agar kebakaran tidak terulang. Sebab, akibat peristiwa itu 27 jadwal penerbangan terganggu.
Kata dia, Menteri Perhubungan Ignatius Jonan harus menindaklanjuti mencari kesalahan sistem atau masalah yang lain yang membuat kebakaran itu terjadi.
"Masalah ini harus segera mungkin diinvestigasi. Masalaah kebakaran ini menyebabkan gangguan karena banyak penerbangan apalagi menghadapi mudik itu menjadi perhatian penuh," kata dia di DPR, Jakarta, Senin (6/7/2015).
Dia bercerita salah satu yang terganggu akibat kebakaran kemarin adalah jadwal pengiriman di jasa ekspedisi. "Tadi pagi istri saya juga mau ke Sinabung, bawa bantuan untuk masyarakat di sana, dan (jadwal penerbangan) ini tertunda dari kemarin. Tapi ibu (istri Setya) sudah berangkat. Saya harap barang itu bisa sampai sore ini agar bisa digunakan," ujarnya.
Berita Terkait
-
Pascakebakaran, AP II Akan Kembalikan 'Airport Tax' Penumpang
-
Garuda Indonesia Akan Terbangkan Seluruh Penumpang Senin Pagi
-
Penumpang Garuda Batalkan Penerbangan Hari Ini Bebas Biaya
-
Sampai Petang, 80 Penerbangan Garuda Indonesia "Delay"
-
Kebakaran di Soekarno-Hatta, Ini 3 Pesawat Asing yang Ikut Delay
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?