Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia mempersilakan calon penumpang yang ingin membatalkan dan mengganti jadwal penerbangan kasus pascakebakaran di JW Sky Lounge, Terminal 2E Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Minggu (5/7/2015).
"Bagi penumpang yang ingin refund dan reschedule tiket dipersilakan, kami bebaskan biaya, dan kami berikan segala kemudahan. Silakan reschedule melalui call center kami 24 jam atau mendatangi kantor- kantor Garuda," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo dalam konferensi pers di kantor Angkasa Pura II, Bandara Soekarno-Hatta.
Dia menjelaskan sampai malam ini masih terdapat 40 jadwal penerbangan Garuda, baik domestik maupun internasional, yang delay.
Dia mengatakan keterlambatan bukan karena masalah armada pesawat, melainkan karena server maskapai Garuda terganggu karena terdampak langsung dengan kebakaran pagi tadi.
"Armada kami siap semua, namun permasalahannya saat melakukan Check in harus dilakukan secara manual," kata dia.
Dia menambahkan dari 40 penerbangan yang saat ini masih delay telah dilakukan proses prosedur keamanan sebelum melakukan penerbangan.
"Jadi kami harus pastikan penumpang yang diangkut sudah sesuai. Meski pasti tidak nyaman, karena ini force majure. Kebetulan hari ini juga weekend, jadi memang penuh (penumpang)," kata dia.
Berita Terkait
-
Sampai Petang, 80 Penerbangan Garuda Indonesia "Delay"
-
Kebakaran di Soekarno-Hatta, Ini 3 Pesawat Asing yang Ikut Delay
-
Asap Kebakaran di Soekarno-Hatta Masih Tercium Sampai Sore
-
Efek Kebakaran di Soekarno-Hatta, Penumpang Antre Sampai Sore
-
Kabel Listrik Tua Diduga Sebabkan Kebakaran di Soekarno-Hatta
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra