News / Nasional
Selasa, 07 Juli 2015 | 16:45 WIB
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstocks)

Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal menceritakan kronologis dugaan peluru yang menyasar gedung Financial Centre MNC Tower, Jalan Kebon Sirih, No 21-27, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2015).

Iqbal mengatakan lubang yang diduga bekas tembakan tersebut ditemukan di kaca ruangan Komisaris Bank MNC Bambang Ratmanto.

"TKP di ruang kerja Bapak Bambang Ratmanto Komisaris Bank MNC lantai 8 gedung Financial Centre. Ia menerima tamu jam 9.00 WIB dan tamu melihat dua bekas karet," kata Iqbal.

Kasus itu kemudian di laporkan ke Polres Jakarta Pusat dan tak lama kemudian polisi dikerahkan ke lokasi untuk meneliti lubang tersebut.

Dari hasil penelusuran di lokasi, kata Iqbal, polisi tidak menemukan adanya proyektil peluru.

Saksi-saksi yang dimintai keterangan juga mengaku tidak mendengar adanya suara tembakan.

"Jadi belum dipastikan lubang kaca akibat tembakan karena tidak ada bunyi letusan dari saksi-saksi. Karet yang ada diduga dari tabrakan gondola pekerja sehingga karet tertinggal," katanya.

Kendati demikian, polisi masih mendalami kasus yang terjadi di gedung milik Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia Hary Tanoesoedibjo itu.

"Masih dilakukan proses olah TKP dan periksa saksi-saksi," kata Iqbal.

Tag

Load More