Suara.com - Gelar juara WBO kelas welter yang dimiliki petinju Amerika Serikat Floyd Mayweather Jr. dilucuti hari Senin (7/7/2015). Gelar yang ia peroleh usai mengalahkan petinju Filipina Manny Pacquiao itu dilucuti karena dirinya dinilai tidak patuh pada aturan World Boxing Organization (WBO).
Mayweather, yang mengalahkan Pacquiao dalam duel bulan Mei lalu, gagal memenuhi sanksi berupa denda sebesar 200.000 Dolar yang harus ia bayarkan sesuai dengan batas waktu yang ditentukan. WBO juga melucuti gelar kelas menengah junior yang ia pegang.
WBO menegaskan, seorang petinju tidak diperkenankan memegang dua gelar juara pada lebih dari satu kelas. Sebelumnya, Mayweather diminta memilih salah satunya.
Mayweather diberi waktu hingga Jumat (3/7/2015) pukul 4.30 sore untuk menentukan sikapnya kepada WBO. Namun, melewati waktu yang ditentukan yang bersangkutan tidak muncul.
"Komite Kejuaraan Dunia WBO tidak punya alternatif lain kecuali mencabut gelar Tuan Floyd Mayweather, Jr. sebagai Juara Dunia WBO Kelas Welter, karena tidak mematuhi regulasi WBO," bunyi sebuah pernyataan yang dikeluarkan WBO.
Mayweather, yang meraup lebih dari 200 juta Dolar dari duel kontra Pacquiao tersebut, masih memiliki waktu selama dua pekan untuk mengajukan banding atas putusan WBO. (Reuters)
Berita Terkait
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
IOC Tolak Pengajuan Manny Pacquiao untuk Bertanding di Olimpiade 2024 Paris
-
Ngeri! Petinju Floyd Mayweather Pertaruhkan Kekayaan Lewat Judi Poker di Jet Pribadi
-
Menang Lawan YouTuber Korea Selatan, Manny Pacquiao Masih Pikirkan Rencana Naik Ring di 2023
-
Kabar Baik! Petinju Kelas Dunia Manny Pacquiao Buka Sekolah Tinju di Jakarta
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB
-
Siapa Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Target Militer AS dan Israel
-
Ancaman Iran ke AS-Israel Usai Serangan: Siapkan 'Pelajaran Bersejarah'!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Ada Kendaraan Tempur AS 'Ngetem', Negara-Negara Timur Tengah Ikut Kecipratan Rudal Iran
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran