Suara.com - Korban tewas dalam kebakaran di PT. Mandom Indonesia, Cikarang, Bekasi Jawa Barat, Jumat (10/7/2014) lalu bertambah. Sehingga jumlah korban tewas menjadi 7 orang.
Korban terkahir bernama Sutami. Sebelumnya dia sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina. Dia akhirnya meninggal lantaran kondisi luka bakar yang dialami korban cukup parah.
"Kemarin korban yang dirawat bernama Sutami, meninggal pukul 16.00 WIB," kata Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Musyafak kepada wartawan, Rabu (15/6/2015).
Menurutnya, Sutami yang meninggal dalam perawatan di rumah sakit sudah diserahkan kepada keluarganya. "Korban langsung dibawa oleh pihak keluarga," kata Musyafak.
Sebelumnya, satu korban bernama Febriyani (21) juga meninggal dunia saat menjalani perawatan pada Minggu (12/7/2015) kemarin. Febriyani mengalami luka bakar cukup parah hampir sekitar 70 persen. Adapun jumlah korban yang masih dirawat hingga saat ini menjadi 51 orang.
"Sekarang tinggal 51 korban yang dirawat di 10 rumah sakit. Lima orang di rumah sakit daerah Bekasi dan lima orang di rumah sakit daerah Jakarta," katanya.
Berita Terkait
-
Jakarta Banyak Kebakaran, Ahok: Rumah Tak Ada IMB Rawan Kebakaran
-
Saking Parahnya, Korban Kebakaran Mandom Dirawat di Ruang Khusus
-
Kebakaran PT. Mandom, Lima Ortu Lapor Kehilangan Anak
-
PT. Mandom Janji Beri Santunan Kepada Korban Kebakaran
-
PT. Mandom Sangkal Kebocoran Gas Menjadi Penyebab Ledakan Pabrik
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi