Suara.com - Sebanyak lima keluarga melapor kehilangan anggota keluarga saat terjadi kebakaran di PT. Mandom Indonesia, Tbk. kawasan industri MM 2100, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat.
"Ada lima keluarga yang melapor dan sudah kami laksanakan pendataan sekaligus pengambilan sampel DNA," kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Musyafak Musyafak di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/7/2015).
Kebakaran di PT. Mandom Indonesia terjadi pada Jumat (10/7/2015) pagi. Kebakaran ini menewaskan enam orang pekerja pabrik dan lebih dari 50 orang lainnya luka bakar. Keenam korban meninggal mengalami luka bakar 100 persen sehingga sulit dikenali dokter.
Kelima orangtua yang kehilangan anak yaitu pertama, Hadimin. Hadimin kehilangan anak perempuan bernama Rosiana. Kedua, Supono yang kehilangan anak perempuan bernama Meita (21), ketiga Muhidin kehilangan anak lelaki M. Nasoli (24), keempat Subari kehilangan anak perempuan Viola (20), dan Subianto kehilangan puterinya, Nur Hasanah (20).
Musyafak mengatakan jenis kelamin kelima orang yang dilaporkan hilang sama dengan data lima korban yang meninggal.
"Dari lima itu beliau menyampaikan salah satu anggota keluarga tersebut dan sampai kemarin tidak kembali dan jenis kelaminnya hampir sama dengan hasil pemeriksaan korban yang meninggal di RS yaitu empat wanita dan satu laki-laki," katanya.
Musyafak menambahkan dokter sudah mengambil sampel DNA kelima orangtua dan akan dicocokkan dengan DNA kelima jenazah.
"Sampel DNA sudah kami kirim ke Lab DNA Pusdokkes Polri dan Hari ini mulai dilaksanakan pemeriksaan dan mudah-mudahan dalam tiga hari sudah ada hasilnya sehingga secara fisik kita tau persis korban-korban yang meninggal secara ilmiah," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang Jabodetabek, Cek Rinciannya di Sini
-
Siswa SD yang Bunuh Diri di NTT Diduga Sempat Dimintai Uang Sekolah, Komisi X DPR: Pelanggaran Hukum