Suara.com - Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Muhammad Yudi Kotouky mengaku sangat prihatin di tengah momentum bahagia dan saling memaafkan, ada sekelompok orang yang menciderai suasana kerukunan antar umat beragama yang telah terbangun baik di Papua.
Karena itu, Yudi Kotouky mengajak seluruh tokoh agama khususnya di Tolikara, Papua, untuk melakukan rekonsiliasi agar tercipta kerukunan hidup beragama seperti sediakala.
"Mari bersama-bersama kita wujudkan Papua sebagai wilayah percontohan kerukunan hidup beragama yang baik di nusantara," kata Yudi Kotouky dalam pernyataan tertulis yang dikirim kepada Suara.com, Senin (20/7/2015).
Dia juga mengajak seluruh umat Islam, khususnya masyarakat muslim di Tolikara, untuk kembali membangun masjid, rumah, dan fasilitas yang rusak terbakar.
Lebih lanjut politisi PKS asli Papua itu menambahkan pemerintah dan aparat keamanan harus serius menegakkan hukum, mencari aktor intelektualnya dan menindak tegas pelakunya.
"Ini diperlukan untuk mencegah ekses negatif konflik horizontal yang lebih luas," ujar pria yang akrab disapa Muhay.
Yudi Kotouky juga berharap tokoh lintas agama serta umat Islam tetap tenang serta menciptakan suasana damai dan kondusif.
“Mari kita serahkan dan percayakan pada penegak hukum agar mengusutnya hingga tuntas," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI