Suara.com - Sikap menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama yang ditunjukkan oleh sosok Almarhum K.H. Abdurrahman Wahid semasa hidupnya, membekas di hati warga keturunan Tionghoa di tanah air. Pada era pemerintahan presiden ke-4 RI itu, warga Tionghoa memperoleh banyak keistimewaan, seperti Hari Raya Imlek yang dijadikan hari libur nasional.
Kenangan akan sosok presiden yang akrab disapa Gus Dur itu pula yang disampaikan oleh Kong Cin Eng, warga Tionghoa yang juga menjabat sebagai Humas dari Klenteng Boen Tek Bio, Tangerang. Kong Cin Eng mengatakan bahwa kaum Tionghoa Indonesia sangat berterima kasih kepada Gus Dur.
"Dari Tionghoa sendiri pastinya berterima kasih sekali sama Gus Dur. Dia yang buat kaum Tionghoa lebih dihargai di Indonesia. Sebelum zaman Gus Dur kita-kita ini mau bikin surat izin usaha aja susah banget," katanya kepada Suara.com di Tangerang, Selasa (21/7/2015).
Ia juga bersyukur karena kebijakan Gus Dur yang menjadikan agama Kong Hu Chu sebagai agama yang diakui di Indonesia.
"Saya juga bersyukur Kong Hu Chu diresmikan jadi agama yang diakui di Indonesia. Jadi, saudara kita yang memeluk agama itu tidak perlu cemas lagi dalam menjalankan ibadahnya," tambahnya.
Kong Cin Eng mengaku, sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Gus Dur, ia dan pihak klenteng kerap bersilaturahmi dengan istri mendiang Gus Dur, Sinta Nuriah Abdurrahman Wahid.
"Iya pas puasa kemarin juga kita ada acara buka puasa bersama di rumah bu Sinta. Ini kita lakukan sebagai ungkapan rasa terima kasih kami, juga untuk menjaga tali silaturahmi dan toleransi sesama warga Indonesia," katanya.
Berita Terkait
-
Gus Dur dalam Lensa Greg Barton: Potret Utuh Presiden Keempat Indonesia
-
Keluarga Muslim Lindungi Tetangga Tionghoa saat Tragedi 98, Dihadiahi Tanah 13 Tahun Kemudian
-
Pernah Ditolak Paspampres Masuk Istana, Penampilan Nyentrik Inayah Wahid Saat Remaja Bikin Kaget
-
Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender
-
Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat