Suara.com - Kuasa hukum pengacara kondang OC Kaligis, Afrian Bondjol, berharap mendapatkan izin untuk membezuk kliennya hari ini. Menurut dia, kesempatan bertemu ini akan dimanfaatkan untuk berdiskusi atas kasus yang menyeret politikus Partai Nasdem tersebut menjadi tersangka.
Pasalnya, sejak ditahan pada tanggal 14 Juli lalu, pihaknya menurut Afrian belum bisa bertemu dengan Kaligis Demikian juga dengan pihak keluarganya pada hari Lebaran lalu.
"Insya Allah, hari ini kita diberi izin ya oleh KPK, untuk mengunjungi Pak Kaligis. Itu harapan kita. Semoga diizinkan KPK. Kemungkinan besar kita diizinkan," ujar Afrian, di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2015).
Afrian mengaku, pertemuan perdana setelah kliennya ditahan sejak 14 Juli lalu itu akan langsung digunakan untuk berkonsultasi tentang perlawanan hukum melalui jalan praperadilan, terkait penetapan tersangka yang dilakukan oleh lembaga antirasuah tersebut.
"Sejak dilakukan penahanan oleh KPK, kami sedikit pun belum berkonsultasi dengan OC Kaligis. Makanya upaya hukum lanjutan masih tertunda, karena belum bisa berkomunikasi dengan klien kami," jelasnya.
Namun demikian, menurut Afrian pula, keputusan apakah pihaknya akan "melawan" KPK melalui praperadilan, tetap berada di tangan ayah artis Velove Vexia tersebut. Untuk itu, dirinya sangat berharap bisa bertemu dengan kliennya hari ini, guna membahas langkah-langkah yang bisa diambil saat ini.
"Mengenai upaya hukum lanjutan, misalnya permohonan praperadilan, laporan ke Bareskrim, ke Komnas HAM, sedang dipertimbangkan oleh tim. Tetap keputusan akhir ada di Pak Kaligis," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan