Suara.com - Angin puting beliung disertai hujan es melanda Kabupaten Aceh Besar. Akibatnya puluhan rumah di Desa Lamsie dan Desa Lam Aling mengalami kerusakan.
Informasi yang dihimpun suara.com, kejadian tersebut berlangsung sekitar 15 menit. Selain merusak rumah warga, puluhan pohon ikut bertumbungan. Tak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut.
"Angin datang tiba-tiba saja setelah hujan melanda, begitu kencang, tampak putih. Nggak lama setelah itu, angin mendekat dan menghancurkan rumah saya," kata salah seorang korban puting beliung, Bedu (30), Minggu (2/8/2015).
Namun demikian, sebelum angin menyapu rumahnya, kata dia, ia sempat menyelamatkan anak-anak dan keluarganya.
"Saya langsung lari selamatkan keluarga dan anak-anak ke rumah tetangga. Saat itu angin cuku ganas, pohon yang tumbang ikut berputar di dalam angin," ujarnya.
Kepala Desa Lamsie, Mundasir, mengatakan kejadian tersebut cukup membuat warga sekitar terkejut dan panik. Pasalnya, hujan es disertai angin kencang baru pertama sekali terjadi di desa tersebut.
"Suaranya bam-bum. Ada sekitar 5 menit hujan es. Baru setelah itu datang angin kencang. Pohon satu persatu tumbang diangkat sama angin," katanya.
Menurutnya, peristiwa ini sudah dilaporkan kepada camat setempat. Ia berharap, agar pemerintah segera menurunkan bantuan untuk warga yang rumahnya tersapu. Di desanya, Ada sekitar 16 rumah warga yang rata dengan tanah.
“Kejadian ini sudah kami laporkan kepada camat dan BPBD,” katanya.
Sementara itu Camat Kecamatan Kuta Cot Glie, Tajuddin mengatkan, pihaknya telah melaporkan kejadin tersebut kepada kpada dinas sosial.
“Saat ini bantuan tanggap darurat sudah dikirim ke desa. Tenda-tenda dan dan makanan juga sudah dikirimkan," ujarnya. (Alfiansyah Ocxie)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI