DPD Partai Golkar Surakarta kubu Agung Laksono memutuskan merapat ke PDI Perjuangan yang mengusung pasangan calon FX Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo dalam pelaksanaan Pilkada Solo. Sebelumnya, partai Hanura dan Nasdem bergabung untuk memenangkan pasangan tersebut pada pilkada setempat yang akan digelar Desember mendatang.
"Sinyal bakal merapatnya partai berlambang pohon beringin ini diketahui saat sejumlah pengurus DPD Golkar versi Agung Laksono menghadiri halal bihalal dan deklarasi pasangan Rudy-Purnomo pada Jumat malam," kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta Teguh Prakoso, di Solo, Senin (3/8/2015).
Ia mengatakan secara resmi belum ada kesepakatan antara PDI Perjuangan dan Golkar untuk memenangkan pasangan Rudy-Purnomo. Hanya menurutnya ada komunikasi politik yang intensif dijalin antara PDI Perjuangan dan Golkar dari kubu Agung Laksono.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDI Perjuangan Kota Surakarta, Putut Gunawan mengatakan hingga kini masih dua partai politik yang secara resmi mendukung PDI Perjuangan dalam pencalonan wali kota dan wakil wali kota (wawali) serentak 9 Desember 2015 mendatang. Kedua partai politik ini adalah Hanura dan Nasdem.
"Jadi belum ada kesepakatan dengan Golkar," ujarnya.
Ia mengatakan masih menunggu perkembangan situasi, dan saat ini masih belum bisa dikatakan bergabung atau tidak. (Antara)
Berita Terkait
-
Agar Masyarakat Lebih Peduli, Doli Golkar Kini Usul Pilpres-Pileg Juga Dipisah
-
MK Diskualifikasi Paslon pada Pilbup Mahakam Ulu karena Buat Kontrak Politik dengan Ketua RT
-
Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Serentak, Tjhai Chui Mie: Sangat Membanggakan Bagi Kami Semua
-
Kemendagri Bakal Kumpulkan Kepala Daerah Terpilih Lagi Besok di Monas, Persiapan Rinci Gladi Bersih Pelantikan
-
Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2024: Khofifah-Emil Puncaki Perolehan Suara Pilkada Serentak
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Ekspansi ke DIY, VinFast Resmikan Dealer Perdana di Sleman dan Promo Bebas Biaya Tukar Baterai
-
KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa
-
Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?
-
Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir
-
Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya
-
A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati
-
Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak
-
Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton
-
Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi