Suara.com - Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mujiono mengatakan penyidik telah menggeledah kantor tersangka IM yang berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, terkait dugaan suap dalam proses dwelling time di Pelabuhan Peti Kkemas Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (7/8/2015).
"Tadi sore jam tiga sampai jam lima, kita lakukan penggeledahan di kantor tersangka IM. Tapi itu bukan kantor dinas, itu kantor dibentuk dia, disewa oleh dia, dan ada dua pekerja di sana," kata Mujiono di Polda Metro Jaya.
Ia juga mengatakan tujuan perusahaan tersebut ialah agar tidak mengurus surat persetujuan impor secara legal.
"Tujuan perusahaan ini adalah agar pengurus surat persetujuan impor itu tak lewat kantor. Tapi jika ingin prioritas lewat kantor tersangka IM ini, ya bahasa mudahnya lewat jalan tol-lah," tambahnya.
Lebih jauh Mujiono mengatakan pihaknya menyita dua CPU, dan beberapa berkas dari kantor IM.
"Dari penggeledahan di Jalan Suroso nomor 20 namanya PT. Ika Jaya, kami sita dua CPU dan berkas-berkas. Nantinya kita akan selidiki semua itu," tambahnya.
Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan menyatakan kasus dugaan suap dalam proses dwelling time tak hanya melibatkan Kementerian Perdagangan, melainkan juga kementerian dan lembaga lain.
Kasus ini telah menjerat sejumlah tersangka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
-
Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU
-
Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat
-
Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan
-
Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi