Seorang tenaga kerja asal Indonesia (TKI) meninggal dunia akibat tertimpa papan reklame yang roboh diterjang topan Soudelor di wilayah timur Taiwan, Jumat (7/8/2015) malam.
Sebuah stasiun televisi lokal di Taipei, Sabtu pagi, melaporkan bahwa saat kejadian korban yang belum diketahui identitasnya itu sedang mengayuh sepeda dari tempat penampungannya di kawasan Pelabuhan Suao, Kabupaten Yilan, menuju toko makanan.
Korban mengabaikan peringatan otoritas bencana setempat untuk tidka keluar rumah, karena pada malam itu tidak kuat menahan lapar sehingga bergegas ke luar penampungan untuk mencari makan. Nahasnya dalam perjalanan, korban yang bekerja di kapal pencari ikan milik warga negara Taiwan itu terperangkap topan disertai hujan deras.
Salah satu papan reklame tumbang dan menimpa korban yang saat itu mengayuh sepeda berwarna abu-abu-putih. Di kota pelabuhan itu beberapa pohon tumbang akibat terjangan topan.
Suara.com - Di Kabupaten Yilan diperkirakan terdapat 2.000 TKI yang bekerja di kapal ikan milik warga negara Taiwan. Selama terjadi badai topan, mereka libur melaut.
Sejak Kamis (6/8/2015), Otoritas Yilan sudah mengeluarkan peringatan akan bahaya topan Soudelor. Pejabat setempat mengumumkan kegiatan perkantoran dan sekolah diliburkan sejak Jumat (7/8/2015) akibat angin berkecepatan 123 kilometer per jam disertai hujan dengan intensitas 250-330 milimeter tersebut.
Sementara Pemerintah Kota Taiwan baru mengumumkan penghentian aktivitas perkantoran dan sekolah pada Jumat sore mulai pukul 17.00 waktu setempat. Demikian juga dengan daerah-daerah di wilayah selatan Taiwan. (Antara)
Berita Terkait
-
Memoar Getir Vabyo: Ketika Eksploitasi Kerja Dibungkus Ironi Komedi
-
Inspiratif, Kisah Mantan TKI Jadi Pencipta Lapangan Kerja di Lampung
-
6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi
-
Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026
-
Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta