Suara.com - Seorang bocah perempuan berkewarganegaraan ganda, yakni Indonesia dan Amerika Serikat, dilaporkan telah diculik oleh ayahnya sendiri yang berkewarganegraan AS di Ho Chi Minh, Vietnam.
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal di Jakarta, Sabtu (8/8/2015), mengatakan KJRI Ho Chi Minh telah menerima pemberitahuan mengenai kasus tersebut dari kepolisian setempat.
Anak perempuan bernama Cecilia Adisoma Warner, puteri pasangan Ela Herawati (WNI) dan Karl Leonhard Warner (AS) telah diculik di Hotel La Rung, Ho Chi Minh, 24 Juli lalu. Ela telah bercerai dari Karl Warner yang diputuskan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Menanggapi kasus tersebut, katanya, KJRI telah mendampingi dan memberikan bantuan kepada Ela dengan menyampaikan nota kepada Kemlu Vietnam, Konsulat Jenderal AS di Ho Chi Minh, Public Security Office Vietnam, dan American International School di Ho Chi Minh yang merupakan tempat kerja Karl Warner.
Saat ini, Eli telah didampingi pengacara setempat dan karena kasus tersebut adalah perkara perdata, KJRI juga telah memfasilitasi adanya mediasi, namun gagal karena Karl tidak hadir.
KJRI juga telah melegalisasi dokumen keputusan PN Jakarta Selatan tentang perkara gugat cerai Ela kepada Karl.
Selain itu, KJRI berkoordinasi dengan pihak imigrasi Vietnam untuk mengantisipasi kemungkinan Karl dan Cecilia telah meninggalkan Vietnam, namun dari informasi imigrasi diketahui bahwa mereka masih berada di negara tersebut.
Iqbal menyampaikan bahwa Ela mengkhawatirkan keselamatan puterinya karena mantan suaminya memiliki catatan medis dari salah satu rumah sakit di Bintaro, Jakarta Selatan, yang menyatakan Karl pernah mengalami depresi.
Polisi setempat juga telah memeriksa apartemen yang diduga digunakan sebagai tempat tinggal Karl dan Cecilia, namun keduanya tidak ditemukan di tempat itu.
KJRI juga telah mengirimkan rekaman CCTV kejadian dari Hotel La Rung dan keterangan lanjut dari Ela bahwa dua warga negara Vietnam terlibat dalam penculikan tersebut.
"Status Cecilia yang memiliki dua kewarganegaraan terbatas, yaitu Indonesia dan AS, tampaknya membuat polisi Vietnam sangat hati-hati menangani kasus ini, terlebih karena kasus ini juga memiliki latar belakang perdata," kata Iqbal.
Hingga saat ini, KJRI terus memfasilitasi Ela, termasuk memberikan bantuan makanan dan finansial untuk meringankan bebannya. (Antara)
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jokowi Masih 'Lengket' di Hati Rakyat, Akankah Jadi Bayang-bayang bagi Pemerintahan Prabowo?
-
Bela Tambang Rakyat, DPR Papua Tengah Minta Papan Satgas PKH di KM 95 dan KM 102 Dicabut
-
Mawar Merah Matahari: Aksi Seru si Gadis Pembunuh Bayaran Mencegah Perang
-
Bukan Cuma Soal Teknologi Canggih, Ini yang Harus Disiapkan Dokter Sebelum Operasi Robotik
-
Pameran Senang Riang Lagu Anak Lokananta Ditutup dengan Musikalisasi Puisi
-
Nasib Berbeda Jay Idzes dan Elkan Baggott Jelang Bela Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA
-
Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini
-
Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa
-
Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli