Suara.com - Untuk memupuk kepedulian sekaligus membantu melestarikan biota laut, terutama penyu, 40 anak sekolah dasar di Bantul, Yogyakarta, akan melepasliarkan tukik atau anak penyu di Pantai Gua Cemara.
"Rencananya tanggal 13 Agustus besok," kata Ketua Komunitas Relawan Penyelamat Penyu Bantul, Ferry Munandar.
Tukik yang akan dilepasliarkan merupakan hasil konservasi yang dilakukan di Pantai Gua Cemara secara swadana.
Mereka akan melepasliarkan 20 ekor tukik yang merupakan hasil penetasan telur penyu pada tanggal 4 Juli 2015.
Ferry menambahkan pada tanggal 13 Agustus 2014, ke 40 siswa akan diajak untuk melihat - lihat lokasi konservasi semi alami tukik di Pantai Gua Cemara sebelum acara pelepasliaran.
Mereka akan diberi pengetahuan mengenai pentingnya pelestarian biota laut. Dalam prosesi itu, mereka juga akan diberi pemahaman soal seluk beluk penyu.
"Nanti juga akan diterangkan kepada siswa SD tersebut mengenai konservasi dan pentingnya menyelamatkan penyu. Penjelasan tersebut rencananya akan dilakukan sekitar 15 sampai 30 menit, harapannya agar para siswa lebih padam tentang pentingnya pelestarian penyu dan tukik itu sendiri," kata Ferry.
Ferry berharap acara ini bisa meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga dan melestarikan penyu yang sekarang semakin berkurang karena diburu manusia.
Ferry berharap tukik yang dilepasliarkan nanti bisa berkembangbiak dengan baik. (Wita Ayodhyaputri)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!