Suara.com - Saat santer diberitakan sebagai salah satu menteri yang akan di-reshuffle, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya justru mengaku sedang berada di wilayah Carstensz, Timika, Papua.
Arief Yahya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat dari Jakarta, Rabu (12/8/2015), mengatakan sedang berada di Papua untuk melakukan kunjungan kerja di wilayah Carstensz, Timika.
Ia mengaku hanya mendengar kabar selintas soal reshuffle.
"Denger sangat sedikit. Karena saya sedang kunker ke Carstensz Timika Papua," katanya.
Mantan Dirut Telkom itu mengaku tidak dipanggil Presiden pada Rabu, 12 Agustus 2015.
Padahal pada Rabu tersebut diberitakan akan dilakukan reshuffle terhadap enam menteri termasuk menteri koordinator dan pejabat setingkat menteri pada sekitar pukul 14.00 WIB.
Menpar Arief Yahya menegaskan reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden sedangkan menteri hanya bertugas untuk bekerja keras menyukseskan program-program yang telah dirancang.
"Saya fokus untuk bekerja. Pekerjaan rumah kita di bidang pariwisata masih banyak. Kalau soal itu, urusan Presiden," katanya.
Arief justru lebih tertarik membicarakan potensi pariwisata di Papua yang belum banyak terpublikasikan secara optimal padahal sangat layak menjadi salah satu daya tarik pariwisata Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif
-
Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat
-
Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas