Suara.com - Menteri dalam negeri Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengevaluasi kinerja masing-masing menteri di kabinet kerja tiap bulannya.
"Setiap bulan pak Jokowi mengevaluasi kinerja dan program kerja kami sebagai menteri. Beliau bisa panggil masing-masing menteri, kan bisa dilihat hampir setiap hari dia panggil menteri," kata Tjahjo di gedung Nusantara III DPR, Kamis (13/8/2015).
Politisi PDIP itu juga mengatakan, menteri yang terkena reshuffle kemarin telah bekerja keras selama menjabat. Namun menurutnya, Presiden memiliki penilaian tersendiri terhadap menteri-menterinya.
"Selama ini beliau-beliau ini bekerja keras bersama-sama kita semua. Mungkin ada penilaian dan pertimbangan lain, itu bapak Presiden yang tahu. Setelah mungkin bapak presiden mencermati dinamika tertentu, itu hak yang harus kita hormati," tambahnya.
Saat ditanya, mengenai kinerja menteri koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan Puan Maharani, Tjahjo tidak banyak berkomentar. Menurutnya, yang pantas berkomentar mengenai kinerja menteri hanya Presiden.
"Saya nggak bisa berkomentar, tanyakan langsung saja ke Presiden. Kalau saya dengan mbak Puan kan kelasnya sama, jadi ya saya nggak bisa ngomong apa-apa," kata Tjahjo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT