Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno mengatakan, partainya menilai menteri baru yang ditunjuk Presiden Joko Widodo hasil reshuffle lebih baik dibanding menteri sebelumnya.
"Figur-figur menteri yang menduduki pos-pos kementerian itu relatif lebih baik daripada sebelumnya. Contoh, Darmin Nasution jam terbangnya tinggi, Luhut Binsar Pandjaitan pengalamannya luar biasa, Rizal Ramli kita sudah tahu sepak terjangnya selama ini," kata Hendrawan dalam diskusi di warung daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (15/8/2015).
Anggota Komisi XI DPR ini juga mengatakan, bahwa menteri hasil reshuffle memang orang yang mengerti dan paham bidang yang digelutinya. Sehingga keputusan Presiden menunjuk orang-orang ini menjadi pembantunya patut diberikan apresiasi.
"Jadi posisinya bagus, kita harus sambut dengan gembira itu. Terus mereka ini punya 'track record' yang baik. Daripada nggak cocok sama sekali kan," ujarnya.
Lebih jauh ia mengatakan, bahwa reshuffle yang dilakukan Presiden Joko Widodo baru gelombang pertama. Legislator dari Cilacap Jawa Tengah ini juga berpendapat, nantinya akan ada lagi reshuffle yang dilakukan Presiden.
"Kami rasa nanti akan ada reshuffle lagi. Ada beberapa kementerian lagi yang harus dibenahi. Kita tahu ada ekspektasi pasar dan ekspektasi publik. Juga ada penilaian dari para pengamat, dan saya rasa ada beberapa kementerian yang belum pas sosoknya," tandasnya.
Berita Terkait
-
Outlook Negatif Moodys Jadi Alarm Keras, PDIP Soroti Arah Kebijakan Ekonomi Pemerintah
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Sambut HUT PDIP ke-53, Atribut Soekarno Run 2026 Resmi Diluncurkan di GBK
-
Mensesneg Bantah Isu Reshuffle, Pengamat Soroti Potensi Penyingkiran Loyalis Jokowi
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian