Suara.com - Atlet tunggal putra Malaysia Lee Chong Wei ingin lepas dari tekanan pertandingan putaran final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015 saat menghadapi wakil Tiongkok, Chen Long.
"Saya tahu saya tidak menjadi pemain unggulan saat ini. Tapi, saya berhasil masuk final. Itu adalah peluang, mungkin peluang terakhir. Saya harap dapat menikmati pertandingan dan tidak tertekan seperti tahun lalu. Saya akan bermain tanpa beban," kata Chong Wei setelah pertandingan semifinal di Stadion Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (15/8/2015) malam.
Pada pertandingan semifinal, Chong Wei memupuskan harapan wakil Denmark Jan O Jorgensen untuk melaju ke putaran final. Chong Wei menang 21-7, 21-19 dalam waktu 42 menit.
Kemenangan itu menambah catatan kemenangan Chong Wei atas Jorgensen menjadi 13-1 dalam 14 kali pertemuan kedua atlet itu sejak 2009.
"Saya dapat menang mudah pada kejuaraan tahun lalu dengan dua game langsung. Tapi, kejuaraan kali ini berbeda karena saya menang dalam tiga game," kata atlet yang menyabet medali perak pada Kejuaraan Dunia 2014 itu.
Chong Wei berharap dapat lepas dari tekanan putaran final dengan bekal pengalaman pertandingan putaran pertama hingga semifinal Kejuaraan Dunia 2015.
"Saya tidak ingin membahas target dan fokus pada diri sendiri. Saya tidak ingin membahas tentang kemungkinan kejuaraan tahun depan," kata Chong Wei.
Sementara, Jorgensen mengatakan telah lupa akan kemampuan bermain Lee Chong Wei setelah pertemuan terakhir mereka pada turnamen Piala Thomas 2014.
"Saya lupa akan kecepatan dan langkah yang dipunyainya. Itu adalah kemampuan khusus. Tidak ada pemain lain di dunia yang punya kecepatan itu," kata Jorgensen.
Atlet menjadi pemain unggulan kedua Kejuaraan Dunia 2015 itu mengaku kecewa dengan penampilannya pada game pertama.
"Pada set kedua saya mengira punya sedikit kesempatan. Saya juga dapat merasakan Chong Wei ingin merebut kemenangan," kata atlet Denmark itu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran