Suara.com - Menteri Pertahanan Thailand, Prawit Wongsuwan mengatakan serangan bom yang meledak di Bangkok sengaja dilakukan untuk menghancurkan ekonomi Thailand. Khususnya sektor pariwisata.
"Para pelaku dimaksudkan untuk menghancurkan perekonomian dan pariwisata karena insiden itu terjadi di jantung distrik pariwisata," kata Prawit Wongsuwan kepada Reuters, Senin (17/8/2015) malam.
Sebuah serangan bom sepeda motor terjadi di jantung Ibu Kota Thailand. Data Reuters, bom menewaskan 12 orang dan melukai 78 orang lainnya. Hanya saja ada juga sumber yang menyebutkan bom menewaskan 16 orang.
Sebelumnya, sebuah ledakan keras mengguncang pusat kota Bangkok, Thailand pada Senin petang (17/8/2015), demikian dikatakan polisi setempat seperti dikutip kantor berita Reuters.
Menurut kepala kepolisian Thailand, Prawut Thawornsiri, ledakan yang terjadi di persimpangan jalan Rajprasong, dekat sebuah kuil itu disebabkan oleh bom.
Sementara menurut kantor berita Associated Press, ledakan itu berpusat di depan Kuil Erawan, salah satu tujuan utama wisatawan asing di Bangkok. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?
-
Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?
-
Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok
-
Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani
-
Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas
-
Momen Kajari Karo Akui Salah di Depan Komisi III DPR Soal Kasus Amsal Sitepu: Siap Salah Pimpinan
-
Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat
-
Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah