Suara.com - Pendekatan collaborative governance turut menempatkan perguruan tinggi sebagai mitra penting. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tidak hanya berfokus membangun sistem digital yang terintegrasi, tetapi juga mengembangkan ekosistem pembinaan dan peningkatan talenta aparatur sipil negara (ASN) yang mampu beradaptasi dengan dinamika era digital.
Menteri PANRB, Rini Widyantini menuturkan bahwa perguruan tinggi memegang peranan vital dalam mendukung pengembangan digital talent ASN.
"Peran pertama adalah penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan kompetensi masa depan," ungkap Rini dalam Universitas Padjadjaran Talent & Employer Partnership Summit 2026, di Kampus Unpad Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (18/5/2026).
Selain itu, perguruan tinggi juga didorong menjadi strategic partner pemerintah. Peran lainnya diwujudkan melalui pengembangan collaborative digital talent hub yang menjembatani kolaborasi antara dunia akademik dan birokrasi.
Rini menambahkan, penguatan sinergi tersebut dapat dilakukan lewat program magang, project collaboration, hingga experiential learning.
"Agar mahasiswa dan talenta muda memiliki pengalaman nyata dalam menjawab tantangan sektor publik," imbuh Rini.
Rini memandang akademisi sebagai sumber kepemimpinan intelektual yang sanbat penting dalam memperkuat birokrasi berbasis bukti. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi perlu terus diperkuat untuk menyiapkan future-ready talent dan membangun ASN yang berdaya saing global.
Pada akhirnya, masa depan tata kelola pemerintahan akan bergerak menuju governance yang semakin kolaboratif dan partisipatif. Pemerintah tidak lagi hanya bekerja untuk masyarakat, tetapi bekerja bersama masyarakat.
"Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan talenta unggul, memperkuat budaya kolaboratif, dan mendorong lahirnya kebijakan publik yang inovatif serta berbasis evidence," ujar Rini di hadapan para akademisi Unpad.
Baca Juga: Geger Guru Honorer Dilarang Mengajar 2027, Dihapus atau Diangkat?
Rini meyakini bahwa birokrasi masa depan harus adaptif dan berbasis pada kebutuhan masyarakat. Birokrasi harus menghadirkan pelayanan yang benar-benar berdampak nyata, bukan sekadar administrasi di atas meja.
Dunia kampus seperti Unpad tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sebab dunia digital tidak hanya soal kemajuan teknologi.
“Masa depan birokrasi tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi oleh manusia-manusia unggul yang mampu bekerja kolaboratif, adaptif, dan menghadirkan kebijakan yang berdampak bagi masyarakat,” pungkas Rini.***
Berita Terkait
-
Menteri PU Disiplinkan ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Tegas Sentil ASN Makan Uang Rakyat, Isi Garasi Menteri PU Bukan Kaleng-kaleng: Sudah Upgrade Lexus
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos
-
S.Pd. vs Badai Penataan 2026: Apakah Ijazah Saya Hanya Bakal Jadi Pajangan?
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!
-
Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah
-
Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji
-
Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana
-
Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar
-
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
-
Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya