Suara.com - DPD Organda Jakarta akan mengikuti jejak Gojek dan GrabBike untuk mengembangkan pelayanan aplikasi online untuk moda transportasi bajaj.
"Iya kami akan terapkan pelayanan online," kata Ketua DPD Organda Jakarta, Syafruhan Sinungan ketika dihubungi suara.com, Rabu malam (19/8/2015).
Syafruhan mengatakan, adanya sistem baru tersebut semata-mata untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan bajaj.
Dia juga berharap sistem itu mampu memberikan kepuasan bagi para penumpangnya seiring dengan kemajuan teknologi yang berkembang.
"Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pelanggan bajaj aja. Misalnya mempercepat layanan dan memberikan kepuasan. Apalagi sekarang dengan adanya kemajuan teknologi," ujarnya.
Ketika ditanaya nama aplikasi yang bisa digunakan untuk memesan bajaj online, Syafruhan belum bisa menerangkan, sebab saat ini antara organda DKI dengan pengelola bajaj masih melakukan kajian.
Dia hanya menyebutkan kalau pelayanan bajaj berbasis pelayanan online itu akan dilakukan mulai pekan depan.
"Tim bajaj dengan organda lagi menyusun (sistemnya). Launching lagi disiapin, insya Allah minggu depan launching-nya," jelas Syafruhan.
Lebih jauh, dengan adanya sistem baru tersebut, bajaj online juga tidak hanya melayani para penumpang melainkan bisa untuk antar dan jemput barang.
"Iya bisa untuk antar barang, bajaj kan bukan hanya antar penumpang aja tapi bisa juga untuk barang. Nantinya yang akan diterapkan (sistem online) hanya bajai yang sudah BBG (bahan bakar gas) saja," tegasnya.
Dia membantah pelayanan baru itu ingin menyaingi keberadaan Gojek yang sekarang ramai di perbincangkan lantaran tidak memiliki payung hukum.
"Oh nggak lah (untuk menyaingi Gojek), ini kan meamang dari perkembangan teknologi. Kan kalau nyaingin Gojek, Gojek kan bukan angutan umum. Kita sudah siapin sistem ini dari dua bulan yang lalu."
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan