Suara.com - Kawasan hutan di lereng Gunung Sumbing di wilayah Bagian Kesatuan Pemangku Hutan Temanggung, Jawa Tengah, terbakar, Kamis (20/8/2015)
"Kami dibantu anggota Koramil dan Polsek Tembarak beserta masyarakat berupaya untuk memadamkan api," kata Kepala BKPH Temanggung, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, Cahyono.
Ia mengatakan, wilayah yang mengalami kebakaran tersebut adalah daerah perbatasan antara BKPH Temanggung dan Magelang, sampai saat ini petugas gabungan bersama masyarakat masih berupaya mencegah agar api tidak meluas
Ia menuturkan titik api terlihat pertama kali sekitar pukul 06.00 WIB kemudian api terus membesar.
"Api cepat membesar, karena selain banyak vegetasi yang mulai mengering pada musim kemarau ini juga tiupan angin yang kencang," katanya.
Menyinggung penyebab terjadinya kebakaran, dia mengatakan kemungkinan besar kebakaran tersebut akibat ulah manusia, karena api tidak akan sampai di hutan apabila tidak dibawa oleh manusia.
"Secara pasti memang belum diketahui, tetapi kemungkinan besar karena ulah manusia," katanya.
Kebakaran hutan yang terjadi di Desa Jetis Kecataman Selopampang di petak 25 dan 26B KPH Kemloko Kecamatan tembarak tersebut membakar rumput ilalang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya
-
Isak Tangis di Pusara Kopilot Smart Air: Keluarga Pertanyakan Keamanan Bandara Usai Penembakan KKB
-
KPK Minta Saksi Lapor ke Dewas Terkait Dugaan Penyidik Minta Uang Rp10 Miliar