Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan di lereng jalur pendakian Gunung Merbabu, Jawa Tengah, belum padam.
"Kebakaran terjadi di Dusun Tretes dan Dusun Bentrokan, Desa Wonolelo Kecamatan Sawangan, Magelang," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho kepada Antara di Jakarta, Jumat (21/8/2015).
Dia menambahkan pada Kamis (20/8/2015) api membesar setelah sempat padam. Kebakaran semakin membesar dan kian sulit dipadamkan.
"Diduga angin yang agak kencang menyebabkan api yang sudah sempat padam kembali membesar dan menjalar ke sekitarnya," katanya.
Jarak titik api, kata dia, kurang lebih empat kilometer dari permukiman warga.
"Karena itu pemadaman penting dilakukan agar tidak merambat ke permukiman warga," katanya.
Sebanyak 250 personel BPBD Magelang, Boyolali, Klaten juga tim dari instansi terkait serta relawan dan masyarakat masih berusaha membuat sekat agar api tidak meluas.
"Terbatasnya air, medan yang berat dan angin cukup kencang menyulitkan pemadaman," katanya.
Untuk mendukung logistik, BPBD Kabupaten Magelang mendirikan dua pos dapur umum.
Sementara itu, BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran di gunung.
"Kondisi cuaca yang kering mudah sekali terbakar dan sulit dipadamkan. Water bombing dengan helikopter juga sulit dilakukan karena terbatasnya air," katanya.
Berita Terkait
-
Menggali Keindahan Salatiga, Kota Terindah di Jawa Tengah
-
Review Film Kuncen: Teror Nggak Kasatmata dari Lereng Merbabu
-
Sinopsis Film Kuncen: Misi Berbahaya Mencari Juru Kunci Baru di Merbabu
-
Wayang Kulit Manusia, Horor Digital yang Hidupkan Kembali Mitos Lama
-
Go Public ala Amanda-Kenny: Dari Sinetron, Merbabu, hingga Pelaminan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Menkeu Purbaya Dapat Gift Paus Saat Live TikTok, KPK: Kalau Ragu Lapor, Ingat Jenderal Hoegeng
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara
-
Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum