News / Nasional
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:09 WIB
Bekas beberapa titik rumah dan barang milik warga di Padukuhan Mriyan X, Margomulyo, Seyegan, Sleman, DIY, yang terbakar secara misterius, Kamis (28/5/2026). (Suara.com/Hiskia)
Baca 10 detik
  • Kebakaran berulang terjadi sebanyak 39 kali di rumah milik Mutfiana di Padukuhan Mriyan, Sleman, sejak Mei 2026.
  • Tim Gegana menyimpulkan penyebab kebakaran adalah kebocoran gas metana dari saluran septic tank yang tidak sesuai standar.
  • Keluarga korban kini mengungsi dan berjaga di sekitar lokasi karena api masih muncul akibat sisa gas metana.

Suara.com - Misteri kebakaran berulang yang terjadi di sebuah rumah Padukuhan Mriyan X, Margomulyo, Seyegan, Sleman, DIY, memunculkan berbagai respons dari masyarakat.

Tak jarang ada yang kemudian mengaitkan fenomena itu dengan hal supranatural.

Pemilik rumah, Mutfiana, mengungkapkan selain telah didatangi oleh aparat kepolisian termasuk tim Gegana. Rumahnya itu juga sempat didatangi oleh sejumlah orang yang mengaku memiliki kemampuan spiritual atau dukun.

"Dukun malah ada yang datang, malam apa itu, malah kaya wisata itu, ramai. Terus ada dukun nyeleneh juga dari Godean, narik pusaka katanya," kata Mutfiana, ssat ditemui di rumahnya, Kamis (28/5/2026).

Meski banyak pihak mencoba mencari penjelasan atas kejadian tersebut, kebakaran hingga kini masih terus berlangsung.

Berdasarkan catatan keluarga, total sudah terjadi 39 kali kebakaran yang tersebar di 34 titik berbeda.

Barang-barang yang terbakar sebagian besar merupakan benda yang mudah terbakar seperti pakaian, handuk, tikar dan furnitur.

Namun keluarga menilai pola kebakaran yang terjadi cukup janggal sebabnya api sering hanya membakar bagian tertentu tanpa merembet ke area lain yang berdekatan.

"Furniture, pakaian, tikar, barang-barang yang mudah terbakar. Tapi ya aneh atasnya kebakar mosok bawah tidak terbakar," ujarnya.

Baca Juga: Bawa Nama Sleman ke Kancah Dunia, Ramadhipa Siap Ulang Sejarah Podium di Spanyol Akhir Pekan Ini

Berdasarkan pemeriksaan Gegana usai melakukan penyisiran di lokasi, kebakaran itu dipicu adanya kebocoran gas metana dari septic tank.

Hal itu akibat dari saluran pembuangan gasnya tidak sesuai standar. Sehingga gas masuk ke dalam rumah dan memicu kebakaran.

Ia menjelaskan seluruh rekomendasi yang diberikan Gegana telah dilaksanakan. Termasuk mensterilkan area dan memindahkan sejumlah barang dari dalam rumah.

Beberapa titik rumah dan barang milik warga di Padukuhan Mriyan X, Margomulyo, Seyegan, Sleman, DIY, yang terbakar secara misterius, Kamis (28/5/2026). (Suara.com/Hiskia)

Meski demikian, kebakaran tetap terjadi tanpa didahului bau maupun tanda-tanda tertentu seperti yang sempat muncul sebelumnya.

Bahkan, kata Fia, kejadian masih berulang pada siang, sore maupun malam hari dengan lokasi yang berpindah-pindah.

Kebakaran terakhir terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 22.55 WIB. Saat itu api membakar sebuah handuk di kamar belakang lantai satu yang sebelumnya tidak pernah menjadi lokasi munculnya api.

Load More