Suara.com - Juara lima kali turnamen tenis utama asal Rusia, Maria Sharapova, dipastikan mengundurkan diri dari kejuaraan grand slam AS Terbuka. Sebagaimana disampaikan sendiri oleh Sharapova melalui akun media sosialnya, Minggu (30/8/2018), alasan pengunduran dirinya adalah karena cedera kaki.
Sharapova (28) yang belum memainkan pertandingan sejak kalah dari Serena Williams di semifinal Wimbledon, Juli lalu, belakangan harus mengundurkan diri dari turnamen-turnamen lapangan keras di Toronto dan Cincinnati pada Agustus. Kini, dia pun mengonfirmasi bahwa kaki kanannya yang terkilir masih cedera.
"Sayangnya, saya tidak akan mampu untuk bersaing pada AS Terbuka tahun ini," cuitnya melalui Twitter.
"Saya telah melakukan semua hal yang mungkin dilakukan untuk mempersiapkan diri. Namun waktunya tidak cukup. Kepada semua penggemar saya, saya akan kembali untuk turnamen di Asia dalam beberapa pekan, dan tidak sabar untuk menyelesaikan tahun dengan sehat dan kuat," sambungnya.
Ini menjadi kali kedua dalam tiga tahun bagi Sharapova harus mengundurkan diri dari ajang grand slam. Sementara, Asosiasi Tenis AS selaku penyelenggara mengatakan bahwa petenis Rusia lainnya, Daria Kasatkina, akan menggantikan posisi Sharapova di undian utama.
Turnamen AS Terbuka sendiri akan dimulai pada Senin (31/8) ini waktu setempat. [Antara/Reuters]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara