Suara.com - Warga Banjar Pengembungan, Desa Pererenan, Mengwi, Badung, Bali, digegerkan dengan adanya bendera berwarna merah dengan gambar palu arit serta bintang yang dikibarkan di villa oleh warga negara Rusia bernama Maslenikov Dmitry (46).
“Ya benar memang ada kemarin pada hari Senin warga Rusia itu yang mengibarkan bendera itu. Tapi pada hari Selasa telah ia menurunkan benderanya,” kata Kapolres Badung, Ajun Komisaris Besar Polisi Tony Binsar, Rabu (2/9/2015).
Tony mengatakan Dmitry memasang bendera tersebut pada Senin (31/8/2015).
Waktu itu, Dmitry sempat ditegur kepala lingkungan Desa Pererenan I Nyoman Darpa. Tapi, Dmitry tidak peduli.
Sampai akhirnya pada Selasa (1/9/2015), dia didatangi anggota kepolisian dan anggota Babinkamtibmas.
“Pelaku mengaku tidak mengetahui bahwa tidak diperbolehkan untuk mengibarkan bendera lain, selain bendera negara kita Indonesia,” ujarnya.
Petugas kemudian membawa Dmitry ke Polres Badung dan diinterogasi.
“Kata dia waktu itu cuma mau mengetes mata angin saja, tidak ada motif tersendiri. Kami sudah memerintahkan dia untuk tidak mengulangi perbuatanya lagi. Dan kami juga minta dia membuat pernyataan hal tersebut. Kami juga juga sudah berkoordinasi dengan pihak desa setempat bersama Babinkamtibmas mengawasi warga aktivitas warga,” katanya.
Dmitry berprofesi sebagai pelatih surfing. Benderanya kini sudah disita polisi. (Luh Wayanti)
Tag
Berita Terkait
-
Gentengisasi Gagasan Prabowo Tuai Perbandingan dengan Genteng Palu-Arit
-
Gentengisasi Prabowo, Bisakah Sekuat Genteng Palu Arit?
-
Simbol Palu Arit PKI Ditemukan di Kampus Unmul, Pihak Rektorat: Itu Peraga Pembelajaran
-
Geger! Logo Palu Arit di Surat Suara, Pelaku Niat Banget Sampai Bawa Benda Ini
-
Ukraina Bongkar Lambang Palu Arit di Monumen Ibu Pertiwi
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari