Suara.com - Warga Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, berinisial NA (18) menjadi korban jambret ketika sedang membonceng sepeda motor Suzuki Satria nomor polisi B 4703 TFV yang dikemudikan LA di depan lapangan Futsal 1919, Jalan RM Kahfi 1 Ciganjur, Rabu (2/92015) sekitar pukul 19.00 WIB.
"Pelaku mengikuti korban, setelah dipepet pelaku langsung mengambil hape korban NA," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Polisi Aswin di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2015).
Menyadari ponsel dirampas orang, sontak NA berteriak minta tolong.
Teriakan korban kemudian membikin dua penjambret yang belakangan diketahui berinisial AN (28) dan AG panik. Sepeda motor pelaku pun menambrak sepeda motor yang berada di depan.
AN jatuh dan langsung dikeroyok warga. Sedangkan AG berhasil kabur.
"Pelaku sempat diamuk masa. Karena ada anggota buser yang sedang patroli, pelaku pun langsung ditangkap. Namun AG berhasil melarikan diri dan masih dalam tahap pengejaran petugas," katanya.
Kepada polisi, AN mengaku menjadi penjambret sejak setahun yang lalu. Dia sudah sujuh kali berhasil menjambret.
Akibat perbuatannya, AN mendekam di tahanan Polsek Jagakarsa. Dia dikenakan Pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat