Suara.com - Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti siap menghadapi panggilan Komisi III untuk menjelaskan pergantian Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) dari jabatan Kabareskrim Polri yang sempat menimbulkan pro dan kontra.
Menurut Badrodin, pergantian Budi Waseso dengan cara tukar posisi dengan Komjen Anang Iskandar sebagai Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) telah melalui proses yang wajar di Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi Polri.
"Kan bisa dilihat, proses ini melalui Wanjakti. Nanti yang lain-lain bisa jelaskan ke DPR," kata Badrodin usai serah terima jabatan Anang dan Buwas beserta sejumlah Kapolda di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2015).
Badrodin mengaku, akan menjelaskan secara gamblang kepada DPR tentang pergantian Buwas tersebut. Termasuk mengenai polemik pencopotan Buwas beberapa waktu lalu yang sempat membuat gaduh.
"Kami akan jelaskan apa adanya, apa yang kami alami, serta prosesnya bagaimana," pungkasnya.
Sementara itu, kini Anang Iskandar telah resmi menjabat sebagai Kabareskrim menggantikan Buwas. Sedangkan Buwas selanjutnya akan menjabat sebagai Kepala BNN yang langsung berada dibawah Presiden Joko Widodo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya
-
Stella Christie Dorong Mahasiswa dan Dosen RI Manfaatkan Beasiswa ke China
-
Kasus YTR di Bandung Ungkap Bahaya Kekerasan dalam Pacaran yang Kerap Tak Disadari
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
-
Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif