News / Nasional
Rabu, 09 September 2015 | 06:47 WIB
Anak SMK 2 Yogyakarta jurusan multimedia ini namanya Y, Selasa (8/9/2015) [suara.com/Wita Ayodhyaputri]

Suara.com - Di Pemalang, Jawa Tengah, ada murid kelas 10 SMA PGRI Pemalang yang memiliki nama hanya satu huruf, D. Ternyata di Yogyakarta juga ada. Anak SMK 2 Yogyakarta jurusan multimedia ini namanya hanya Y.

Y merupakan putri pasangan Slamet Sugiono dan Parjinem. Dia lahir pada 7 Desember 1997.

"Saya anak kedua dari empat bersaudara kebetulan perempuan sendiri dan cuma sama yang diberi nama satu huruf, kakak saya namanya Danar Winarsito, adik saya namanya Pinastiko dan Muhammad Abdul Aziz," kata Y saat ditemui Suara.com di sekolahnya.

Y tinggal di Gedongkiwo MG 1 nomor 1025. Y bercerita ayahnya memberikan nama itu bukan tanpa makna.

"Katanya bapak saya kasih nama Y biar beda, pas itu juga lagi krismon," kata Y.

Punya nama pendek ternyata ada suka dukanya juga. Suatu hari, saat baru mendaftar sekolah menengah tingkat pertama, Y pernah dibentak petugas bagian pendaftaran karena dinilai main-main saat menuliskan nama. Petugas pun memintanya menulis nama lengkap.

"Pas daftar di SMP 16 saya pernah dibentak sama bagian pendaftaran, disuruh ngelengkapi namanya, terus pernah juga pas SMP itu diejek adik kelas karena waktu ujian kan kelasnya dicampur terus dipanggil Yeyeyeye, tapi pas saya nengok mereka diem, temen - temen waktu SMP juga banyak yang tanya soal nama saya itu," kata Y.

Y pernah bertanya kepada ayah, siapa sebenarnya nama panjangnya karena teman - teman sekolah selalu ingin tahu.

"Saya pernah tanya nama panjang saya siapa terus dijawab sama bapak kalau ditanya nama panjang bilang saja namanya Aiwinursiti Diah Ayu Meganingrum Dwipangastuti Lestari Endang Pemikasih Sri Kumala Dewi Puspita Anggraini, jadi kalau di rumah saya dipanggil Y tapi di KTP, SIM, akte lahir nama yang tertulis tetap Y," katanya.

Ada cerita lagi. Y tidak pernah melupakannya. Dia pernah kesulitan saat akan mengikuti perlombaan yang registrasinya lewat online. Ia juga pernah tidak bisa membuat akun media sosial karena namanya hanya satu huruf.

"Ya ada kesulitan waktu mau daftar lomba desain poster kerena lewat online jadi nggak bisa kalau cuma satu huruf, jadi waktu ngisi kolom nama saya tulisnya Yee, waktu daftar Facebook kan juga nggak bisa karena satu huruf jadi saya nulis nama di Facebook Yeye," kata Y.

Saat mengurus KTP dan SIM, petugas pun bingung. Petugas sampai bertanya apakah benar namanya cuma sependek itu.

"Pas didaftarkan namanya di catatan sipil ibu sempet kaget kok bapak cuma kasih nama saya Y, orang dari catatan sipil juga sempet mempertanyakan, tapi ya itu kata bapak Y saja biar gampang," kata Y.

Walau terkadang menyulitkan, Y mengaku senang dengan namanya. Dia tidak pernah berpikir untuk mengganti nama. (Wita Ayodhyaputri)

Load More