Suara.com - Direktur Utama PT Adhi Karya Kiswodarmawan yakin kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) bisa mengurangi kemacetan Jakarta dan pintu masuk dari ke kota penyanggah Jakarta. LRT ini akan menghubungkan kawasan Bekasi, Bogor, Depok dan Jakarta.
Ide awal dibangunnya LRT ini lantaran arus kendaraan yang dari Bekasi dan sekitarnya masuk ke Jakarta mencapai 45 persen. Dengan kata lain, pihaknya menyimpulkan, mobilisasi masyarakat sangat tinggi. Oleh sebab itu, tahap pertama pembangunan dilakukan untuk rute Cibubur- Cawang - Dukuh Atas sepanjang 24,2 kilometer.
"Sebenarnya ini ide awal sudah tiga tahun yang lalu saat pak presiden masih menjadi gubernur. Kami sering ketemu terus memikirkan transportasi apa yang tepat untuk LRT ini. Nah kita lihat 45 persen arus kendaraan dari Bekasi ke Jakarta itu kan besar. Makanya kita bangun dari rute yang mobilisasi masyarakatnya tinggi," katanya saat ditemui di lokasi grounbreaking LRT, Taman Mini, Jakarta Timur, Rabu (9/9/2015).
Selain itu, ia menjelaskan, pembangunan LRT ini akan dilakukan secara melayang berbasis rel diatas ruang milik jalan tol dan non-tol.
"Jadi tidak akan mengurangi porsi jalan di darat. Selain itu, hal ini memingkinkan pembebasan lahan seminimal mungkin sekaligus mengoptimalkan lahan yang dimiliki oleh pemerintah. Terus pembangunan tiangnya berdiameter 80-100 centimeter sehingga praktis dan tidak mengganggu traffic," ujarnya.
Kiswodarmawan juga memaparkan solar daya angkit harian dari kereta api ringan ini. Dalam sehari, daya angkut harian dengan konfugurasi enam set rangkaian kereta mampu membawa 24 ribu per jam per lintasan tujuan atau per hour direction (PHPD) dengan heda dua menit saat peak.
"Kalau lebar sama dengan track KAI. Terus kecepatan setara dengan Commuter line," ungkapnya.
Berikut daftar stasiun perlintasan LRT:
1. Cibubur - Cawang: Cibubur - Ciracas - Kampung Rambutan - TMII - Cawang 1
2. Bekasi Timur - Cawang: Bekasi Timur - Bekasi Barat - Cikunir - Jati Bening - Halim - Cawang 2
3. Cawang - Dukuh Atas: Cawang 2 - Cikoko - Pancoran - Smesco - Kuningan - Soematri B - Kuningan Sentral - Dukuh Atas
4. Cibubur - Bogor: Cibubur - Gunung Putri - Cibinong - Sirkuit Sentul - Sentul - Baranangsiang
5. Dukuh Atas - Palmerah - Senayan: Dukuh Atas - Palmerah - Gelora - Senayan
6. Palmerah - Grogol: Palmerah - Tomang - Grogol
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat