Suara.com - Polisi belum bisa autopsi jenazah perempuan asal Jepang, Yoshimi Nishimura (28), yang tewas di Apartemen Casa Grande lantai 10, Tebet, Jakarta Selatan, karena terkendala izin dari Kedutaan Besar Jepang.
"Autopsi belum dilakukan karena kendala dari kedutaaan, karena belum datang keluarganya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal di Polda Metro Jaya, Rabu (9/9/2015).
Kendati belum diautopsi, penyelidikan kasus tersebut tetap berjalan.
"Polsek Tebet di-back up, sekarang sedang kami memburu pelaku. Proses penyelidikan sedang fokus ke orang yang diduga pelaku," kata Iqbal.
Jenazah Yoshimi Nishimura ditemukan pada Senin (7/9/2015) sekitar jam 09.30 WIB. Adalah Kathrin Septy Brina Ilona (34), orang pertama yang menemukannya. Dia teman korban.
Saat ditemukan, Yoshimi Nishimura mengenakan tank top dan celana dalam serta ditutup selimut.
Munculnya dugaan Yoshimi Nishimura meninggal secara tak wajar dari luka lebam pada leher dan paha yang ditemukan penyidik Polsek Tebet. Dari hasil olah TKP, sejumlah barang milik korban raib, di di antaranya telepon seluler.
"Jasad korban telah membusuk terdapat luka pada bagian tubuhnya," kata Kapolsek Tebet Kompol I Ketut Sudarma pada awal pekan.
Untuk memastikan penyebab kematian Yoshimi Nishimura, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat guna menjalani autopsi.
Penyidik kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi, yaitu Kathrin, Rohidin (supir korban), dan Heri Siswono (petugas keamanan apartemen).
Penyidik juga tengah menganalisa kamera tersembunyi di sekitar apartemen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan