Suara.com - Seekor singa betina yang diduga meloloskan diri dari sebuah truk dan berkeliaran di sebuah jalan raya di Anhui, Cina ditembak mati oleh polisi setempat, demikian dilaporkan oleh The Guardian, Rabu (9/9/2015).
Polisi melepaskan lebih dari 20 tembakan untuk membunuh singa betina itu, karena menilai tak cukup waktu untuk mengambil senjata berpeluru bius.
Singa betina itu disembunyikan di dalam sebuah kandang yang diangkut menggunakan truk. Binatang itu diduga berhasil meloloskan diri, tetapi sempat ditabrak oleh mobil lain dan dalam keadaan cedera saat berkeliaran di jalan raya.
Untuk mencegah jatuhnya korban lebih banyak, petugas jalan raya telah menutup jalan raya dan meminta bantuan polisi.
"Mungkin karena lelah atau melihat terlalu banyak mobil, singat itu berhenti dan berbaring," kata Zhang Shuke, salah satu petugas jalan raya.
Jalanan ditutup selama setengah jam, sampai polisi datang. Polisi kemudian menembak mati singa betina yang sudah tak berdaya itu. Belum ada satu pihak pun yang mengaku memiliki singa tersebut.
Singa adalah binatang asli Afrika, meski ada segelintir singa Asia yang masih hidup di barat laut India. Cina sendiri adalah salah satu pasar terbesar bagi binatang-binatang langka, yang organ tubuhnya diambil dan dijadikan bahan obat tradisional.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Studi Oxford: Hampir Separuh Penduduk Dunia Terancam Panas Ekstrem pada 2050
-
Diduga Adu Kecepatan, 4 Fakta SUV Mewah Jetour T2 hangus Terbakar Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku