Suara.com - Ketua Komite II DPD, Parlindungan Purba menilai, pelambatan ekonomi berdampak pada proses Pilkada. Sebab, peserta Pilkada saat 'bertarung' perlu modal yang besar.
"Pilkada kan dananya besar," kata Parlindungan dalam diskusi bertajuk 'Senator Kita', di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (13/9/2015).
Dia menerangkan, dengan kondisi pelemahan ekonomi global ini, peserta Pilkada akan sulit mengungkapkan janji kampanyenya, serta untuk menjual komoditas daerah, seperti kelapa sawit, karet dan sebagainya. Padahal, komiditas ini bisa digunakan menjadi pendapatan asli daerah (PAD) saat terpilih nanti.
Selain itu, Parlindungan menambahkan, regulasi yang diterapkan pemerintah pusat saat ini juga masih tumpang tindih antara aturan satu dengan lainnya. Itulah yang membuat para calon pemimpin daerah -- menjadi eksekutif-- kesulitan membuat keputusan nantinya.
"Kalau ditanya kepala daerah, mereka tidak happy dengan sistem yang sekarang," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian
-
Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan
-
Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri
-
Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat
-
Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo
-
Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!
-
Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco
-
Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah
-
Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara
-
43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG