Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi non aktif Abraham Samad memenuhi panggilan penyidik Polda Sulawesi Selatan dan Barat, Selasa (22/9/2015) ini. Samad dipanggil penyidik untuk dilimpahkan ke Kejaksaan guna penuntutan atau naik tahap dua (P21). Sebab berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap.
"Hari ini rencana penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan atau P21, naik tahap dua karena penyidikan sudah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Suharsono di kantornya, Jakarta Selatan.
Dia mengatakan, Samad sendiri sudah berada di Polda Sulselbar sejak pagi tadi. Samad dipidanakan atas kasus dugaan pemalsuan dokumen identitas yang terjadi pada tahun 2007 silam.
"Mudah-mudahan hari ini dilaksanakan (pelimpahan) tanpa gangguan," ujarnya.
Sementara, Julius Ibrani, salah satu tim kuasa hukum Abraham Samad menuturkan, bahwa kliennya baru bisa hadir memenuhi panggilan hari ini karena kemarin, Senin (21/9) ada urusan lain yang sangat mendesak. Sehingga tak bisa hadir. Ia mengaku bahwa kliennya sudah siap untuk menghadapi proses hukum selanjutnya, yakni penuntutan dipersidangan.
"Kemarin AS ada urusan pribadi yang sangat mendesak, dan baru bisa hadir hari ini. Intinya AS siap mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan," tandas Ibrani.
Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Sulselbar menetapkan Samad sebagai tersangka pada Selasa, 17 Februari 2015 silam. Alumnus Universitas Hasanuddin Makassar itu diduga memalsukan dokumen milik Feriyani Lim (28) pada tahun 2007. Dokumen yang dimaksud berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan paspor.
Samad dijerat dengan Pasal 263, 264, 266 KUHP, dan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang telah dilakukan perubahan pada UU nomor 24 Tahun 2013 dengan ancaman hukumannya maksimal 8 tahun penjara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap
-
Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel
-
Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim
-
Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi
-
Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini
-
Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir
-
Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme
-
Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah
-
Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter
-
Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak