Suara.com - Kasus meninggalnya murid SDN 07 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan berinisial NAA (8) beberapa waktu lalu menjadi pelajaran untuk Pemprov DKI Jakarta. Sekolah di Jakarta harus mengawasi murid-muridnya dengan ketat.
Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat berharap dengan adanya peristiwa itu, Dinas Pendidikan DKI dapat memerintahkan kepada pihak sekolah beserta guru untuk lebih ketat melakukan pengawasan.
"Itu kepala sekolahnya sama gurunya kan sudah dipanggil dan diundang Dinas Pendidikan. Supaya kita tahu apa persoalannya, supaya pengawasan anak-anak sekolah lebih ketat lagi. Terutama pada jam belajar," ucap Djarot di Gedung Serbaguna Balai Makarti Muktitama Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Jalan TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2015).
Beberapa waktu lalu Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengusulkan Kepala Sekolah SDN 07 Pagi dipecat. Namun itu tidak langsung disetujui Djarot.
"Kita lihat dulu, paling tidak dia (kepala sekolahnya) harus bertanggungjawab," jelas Djarot.
NAA tewas karena saling ejek antara korban dengan temannya, R. Perkelahian tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, dan sekitar pukul 10.00 WIB korban langsung dibawa ke rumah sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Korban meninggal dunia karena adanya luka serius akibat pukulan yang dilakukan oleh pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Omzet Rp5 Juta ke Rp100 Juta Per Hari, Inilah Kisah Mitra AgenBRILink di Tulungagung
-
Bandara Husein Sastranegara Bandung Kembali Layani Pesawat Jet Komersial
-
Cara Sederhana Ibu Rayakan Kemerdekaan, Lomba Hias Tumpeng di Sekolah Anak
-
Padahal RI Bisa Kaya dari Perikanan, Sayangnya Dimaling Asing
-
Jelang Salat Jumat, Prabowo Goda PKS Minta Izin Lanjut Pidato 7 Menit
-
Jepang Mengamuk, Vladimir Putih Cuek Bebek Usai Kunjungan ke Pulau Sengketa
-
PDIP Berharap Tak Ditinggalkan dalam Pembahasan RUU Pemilu
-
Surya Paloh Soal Pidato Prabowo, Optimisme Harus Disertai Realisasi dan Public Trust
-
Kebakaran Kawah Wadon Gunung Gede Capai 5,8 Hektare, Pemadaman Masih Berlangsung
-
Satu Porsi Sehari Bukan Solusi: Logika MBG di Tengah Beban Makan Keluarga