Suara.com - Polres Metro Jakarta Selatan, telah memeriksa tujuh orang saksi dalam kasus tewasnya NAA (8), murid SDN 07 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang dipukul temannya R (8) pada Jumat (18/9/2015).
"Ketujuh orang yang diperiksa hari ini adalah lima orang guru dan ibu dari kedua anak pelaku dan korban," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat, di Polres Metro Jakarta Selatan, Sabtu (19/9/2015).
Meski demikian, lanjut dia, pihaknya akan mencari lagi saksi lainnya yang melihat dan menyebabkan NAA meninggal dunia.
"Kami masih mencari lagi, saksi yang melihat, mendengar, mengangkat, menolong korban saat perkelahian," imbuhnya.
Tak hanya itu, kata Wahyu, polisi juga akan bertanya kepada beberapa teman sekolahnya yang menyaksikan kejadian tersebut.
"Tapi kita harus meminta izin dulu dengan orangtuanya, dikasih izin atau tidak untuk dijadiin saksi," ujarnya.
Mengingat kejadian tersebut dilakukan oleh anak yang masih di bawah usia 12 tahun, maka sesuai undang-undang (UU) nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan Pasal 21 UU nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak, pelaku kekerasan anak di bawah usia 12 tahun dalam penyidikan dapat dikembalikan kepada orangtuanya. (Nur Habibie)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT