Suara.com - Lima nelayan asal Desa Balansiku Kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang dilaporkan hilang pada 22 September 2015 ditemukan dengan keadaan selamat.
"Kelima nelayan asal Desa Balansiku yang dikabarkan hilang saat menangkap ikan akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat," ujar Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Kabupaten Nunukan, Octavianto di Nunukan, Rabu (23/9/2015),
Berdasarkan informasi yang diperoleh itu, dia mengungkapkan, kelima nelayan masing-masing Syamsuddin (23), Rudi (47), Jufri (27), Hariyanto (24) dan Asri (29) ini berangkat ke laut dengan tujuan menangkap ikan menggunakan dua buah perahu minitrawl sekitar pukul 08.00 WITA.
Ketika hendak pulang pada sore, tiba-tiba pandangannya tertutup oleh kabut asap yang menyebabkan tidak mengetahui jalur menuju Desa Balansiku sehingga memutuskan untuk berdiam diri dengan mematikan mesin perahu membiarkan terombang-ambing di laut lepas dengan maksud agar bahan bakar minyak (BBM) tidak habis.
Octavianto menerangkan, Syamsuddin dan Hariyanto yang satu perahu berhasil ditemukan sekitar pukul 02.00 WITA dini hari oleh nelayan lainnya rekan-rekan sementara tiga rekannya yang lain yakni Rudi, Jufri dan Asri baru ditemukan pukul 13.40 WITA.
Ia mengatakan, kelima nelayan bersama perahu miliknya langsung dievakuasi ke rumahnya masing-masing di Desa Balansiku Kecamatan Sebatik. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan
-
Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil
-
Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total