Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri menangkap tersangka penjual satwa elang dan kucing hutan, Yusup Supriadi (23).
"Kami menangkap tersangka penjual satwa langka dan dilindungi. Tersangka adalah Yusup Supriadi," kata Kasubdit I Tipiter Bareskrim AKBP Sandi Nugroho, Rabu (30/9/2015).
Kasus ini terungkap setelah aparat keamanan mendapatkan laporan dari warga.
Tersangka dibekuk di Jalan Raya Pemda Kedunghalang, RT 4, RW 12, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari lokasi penangkapan, petugas mengamankan barang bukti 10 ekor anak elang, empat ekor elang dewasa, dan lima ekor kucing hutan.
Sebelum diringkus, polisi menjebaknya dengan menyaru sebagai calon pembeli.
"Kami melakukan transaksi melalui media online, sehingga pelaku bisa ditangkap. Lalu pelaku diminta menunjukkan tempat penyimpanan dan penangkaran," katanya.
Kepada petugas, tersangka menjelaskan seekor anak kucing hutan dan anak elang dijual sekitar Rp2 juta - Rp3 juta. Sementara harga kucing hutan dewasa dijual dengan harga Rp5 juta.
"Hewan-hewan dilindungi ini didapatkan pelaku dari Palembang, Sumatera Selatan," katanya.
Tersangka diancam dengan Pasal 21 Ayat 2 Huruf A juncto Pasal 40 Ayat 2 UU Nomor 5 Tahun 90 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp100 juta.
"Tersangka dan barang bukti akan dibawa ke Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!