Suara.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan cuaca panas di Arab Saudi harus menjadi perhatian petugas haji agar para calon menyiapkan diri lebih dulu sebelum berangkat ke Tanah Suci. Hal ini untuk mencegah tragedi Mina terulang.
"Petugas haji harus diolahragakan dulu setahun sebelumnya, dilatih fisiknya juga terutama," kata Fahri di gedung DPR, Rabu (30/9/2015).
Fahri mengingatkan cuaca Arab Saudi bisa mencapai 50 derajat celcius.
"Ekstrim banget cuaca di sana, makanya banyak petugas haji yang kena pukul karena cuaca. Di Indonesia paling maximal 32 persen, kalau sampai 35 persen mungkin kita sudah pada teriak," ujarnya.
Lebih jauh, Fahri mengatakan seharusnya yang menjadi petugas haji adalah prajurit TNI dan Polri karena sudah terbiasa dengan latihan dan disiplin.
"Harus kita usulkan ke Presiden kalau petugas haji harus tentara dan polisi, karena mereka kan sudah biasa mengurus bencana, dan biasa dengan cuaca yang tidak tentu, kaya yang BNPB, tapi juga harus yang fit kondisinya," katanya. "Tapi jangan pakai seragam loreng, ntar kita ke sana disangka mau pergi kudeta."
Selain petugas haji, dokter dan pengawas juga seharusnya berlatarbelakang TNI dan Polri.
"Kalo bisa Dokter dan pengawas juga harus dari tentara dan polisi," ujarnya. (Nur Habibie)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!