Suara.com - Badan Reserse Kriminal Polri kembali memeriksa Wakil Ketua DPRD dari PPP Abraham Lunggana alias Lulung terkait kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply dalam APBD tahun 2014.
Datang ke Bareskrim, Lulung didampingi kuasa hukum, Razman Arief Nasution.
"Hari ini saya mendapat panggilan dari kepolisian untuk yang ketiga kali terkait masalah pengadaan UPS," kata Lulung.
Lulung mengatakan pemanggilan ini sudah tepat agar kasus pengadaan UPS terang benderang.
"Dengan harapan yang sama, kami ingin melakukan penegakan hukum yang sebenar-benarnya. Saya yakin, Allah itu maha melihat dan yang benar pasti akan benar," ujarnya.
Lulung mengaku tidak membawa dokumen untuk diserahkan kepada penyidik sebagai barang bukti, seperti yang ia lakukan sebelumnya.'
Dia mengaku telah memberikan semua dokumen terkait kepada penyidik pada pemeriksaan sebelumnya.
"Ini pemeriksaan lanjutan, tidak ada dokumen yang saya berikan. Dokumen sebelumnya saya bawa dan telah diserahkan ke penyidik, atas dasar permintaan pada waktu itu," katanya.
Dalam kasus tersebut, Direktorat Tindak Pidana Korupsi Polri telah menetapkan dua tersangka, yakni Alex Usman dan Zaenal Soleman. Alex diduga melakukan korupsi ketika menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat.
Sedangkan Zaenal diduga melakukan korupsi saat menjabat PPK pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat.
Keduanya dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke satu KUHP.
Sementara itu, untuk tersangka Alex Usman berkas perkaranya telah dilimpahkan Bareskrim ke kejaksaan dan dinyatakan lengkap. Dalam waktu dekat ia segera diadili. Sementara untuk berkas perkara Zaenal masih dalam pemberkasan. Dalam waktu dekat akan segera rampung dan dilimpahkan ke Kejaksaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi