Suara.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri resmi menahan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) Zaenal Soleman, Selasa petang (4/8/2015). Bekas Kepala Sarana Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat ini ditahan setelah menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB.
Direktur Tindak Pidana Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ahmad Wiyagus mengatakan, dia telah menandatangi surat penahanan yang bersangkutan.
"Iya, setelah diperiksa dari pagi kini ditahan. Berkasnya langsung dipercepat supaya bisa naik tahap satu (dilimpahkan) ke kejaksaan seperti tersangka AU (Alex Usman)," kata Wiyagus.
Wiyagus beralasan alasan Zaenal baru ditahan sekarang karena telah mendapat pertimbangan penyidik, ketimbang Alex Usman yang lebih dulu ditahan dengan dijemput paksa dari rumah sakit.
"Itu pertimbangan dari penyidik, supaya mempercepat penyelesaian kasus," imbuhnya.
Sementara itu, untuk tersangka Alex Usman berkasnya perkaranya sudah di limpahkan ke Kejaksaan Agung, pada Kamis (30/7) lalu. Bekas Kepala Sarana Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat itu juga masih ditahan di Bareskrim Polri.
Sebelumnya, Bareskrim Polri menyatakan kasus UPS bagi 49 sekolah di Jakarta Pusat dan Barat itu telah merugikan negara hingga Rp50 miliar lebih.
Dalam penyidikan kasus, puluhan saksi telah diperiksa penyidik. Baik dari pihak swasta, eksekutif yakni Pemprov DKI hingga DPRD. Penyidik bareskrim Polri juga telah menetapkan Alex Usman dan Zaenal Soleman sebagai tersangka kasus dugaan korupsi UPS.
Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Geger Jasad Pria Misterius di TPU Bekasi Barat, Diduga Korban Pembunuhan
-
Fahri Hamzah: Prabowo Satu-satunya Presiden Independen yang Tak Bisa 'Disetir'
-
Tragis! Banjir Cilincing Telan 3 Korban Jiwa, Anak Temukan Ayah-Ibunya Tewas Tersengat Listrik
-
Pedagang Cilok di Jakarta Barat Tega Tusuk Teman Seprofesi, Polisi Masih Dalami Motif
-
PDIP Ambil Posisi Penyeimbang, Pengamat Ingatkan Risiko Hanya Jadi Pengkritik
-
Gaji ASN Gorontalo Macet di Awal 2026, Ini Fakta-faktanya
-
Viral Ratusan Ton Bantuan Korban Banjir Bireuen Ternyata Menumpuk Rapi di Gudang BPBD!
-
Wajahnya Terekam Jelas! Begal Payudara Sasar Pelajar SMP di Jakbar, Korban Sampai Trauma
-
Dewas KPK Nyatakan Istri Tersangka Kasus K3 Bersalah, Dihukum Minta Maaf Secara Terbuka
-
Waspada! Ini 9 Daerah Rawan dan Langganan Banjir di Jakarta