Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno mengaku tidak pernah menempati rumah dinas menteri di Kompleks Menteri Widya Chandra, Kuningan, Jakarta Selatan. Rini mengaku lebih nyaman tinggal di rumah pribadi, Patra Kuningan.
"Saya katakan dari awal soal rumah dinas ya, saya nggak pernah tinggal di rumah dinas itu sejak awal. Saya memang enggak mau pindah ke sana," kata Rini saat ditemui di gedung DPR, Selasa (6/10/2015).
Karena tidak ditempati, Rini mengizinkan istri-istri pejabat BUMN untuk memanfaatkan rumah dinas menteri untuk berbagai kegiatan.
"Jadi daripada mubazir, rumah itu saya bilang bisa dimanfaatkan ikatan istri-istri pimpinan BUMN kalau ada kegiatan, jadi silakan saja dipakai," kata dia.
Secara tidak langsung Rini membantah tuduhan anggota DPR Komisi III Masinton Pasaribu menerima gratifikasi berupa perabotan rumah tangga dari Direktur Utama PT. Pelindo II R. J. Lino senilai Rp200 juta.
"Makanya saya katakan. Buktinya itu apa? Kesalahannya dimana? Kan saya enggak pernah tinggal disana. Makanya saya siap kalau sampai KPK periksa saya. Wong saya pegang barangnya aja nggak, uangnya aja nggak, salahnya dimana," kata Rini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
Terkini
-
Jakarta Tambah 40 e-TLE Handheld Presisi, Polisi Perluas Penindakan Digital di Jalan Raya
-
Walhi Ungkap Parahnya Bencana Ekologis Aceh Tamiang, Negara Baru Hadir Sepekan Kemudian
-
DPR Sesalkan Insiden Guru-Murid Saling Serang di Jambi: Sekolah Bukan Arena Tinju!
-
Pemerintah Cuma Mikir Cuan, JATAM: Sumatra Akan Tetap Diterpa Bencana Meski Tak Ada Hujan Ekstrem
-
Tak Ada Kata Maaf, Kasus Ijazah Palsu Jokowi yang Menjerat Eggi Sudjana Resmi Dihentikan Polisi
-
Iran Bergejolak, DPR Peringatkan 'Aktor Asing' dan Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi WNI
-
Legislator PKS Dorong Pembahasan RUU Perampasan Aset Harus Transparan dan Junjung Tinggi HAM
-
Polisi Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Lubis, Bagaimana dengan Roy Suryo?
-
Polda Metro Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Perkara Roy Suryo Cs Tetap Lanjut
-
Diduga Masturbasi di Bus TransJakarta, Dua Penumpang Diperiksa Polisi