Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno menyatakan siap dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus dugaan menerima gratifikasi berupa perabotan rumah tangga senilai Rp200 juta dari Direktur Utama PT. Pelindo II R. J. Lino.
"Saya siap mengikuti hukumnya, silakan diproses. Kalau di panggil KPK silakan saja, tidak ada masalah, kenapa harus tidak siap kalau dipanggil. Harap proses secara hukum saja, kesalahannya dimana, prosedurnya gimana, ya mari kita bicarakan," kata Rini di gedung DPR, Selasa (6/10/2015).
Selama ini, Rini mengaku tidak pernah menerima perabotan rumah tangga ataupun uang seperti yang diberitakan selama ini.
"Saya sendiri nggak pernah pegang kok, gitu loh. Persoalannya adalah saya tidak pernah tahu, tidak pernah pegang barang itu. Apalagi uang. Uang mana? Uang apa? Apa buktinya," kata Rini.
Kasus tersebut berawal dari anggota Komisi III DPR asal Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu yang menyerahkan laporan masyarakat yang diterimanya ke Komisi Pemberantasan Korupsi.
Dalam laporan yang diterima Masinton, ada dugaan gratifikasi yang diberikan Lino kepada Rini.
"Saya mau menyampaikan, minta klarifikasi ke KPK perihal dugaan penerimaan gratifikasi dari Dirut Pelindo ke Menteri BUMN dalam bentuk barang," ujar Masinton di gedung KPK, Jakarta, Selasa (22/9/2015) lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
Terkini
-
Jakarta Tambah 40 e-TLE Handheld Presisi, Polisi Perluas Penindakan Digital di Jalan Raya
-
Walhi Ungkap Parahnya Bencana Ekologis Aceh Tamiang, Negara Baru Hadir Sepekan Kemudian
-
DPR Sesalkan Insiden Guru-Murid Saling Serang di Jambi: Sekolah Bukan Arena Tinju!
-
Pemerintah Cuma Mikir Cuan, JATAM: Sumatra Akan Tetap Diterpa Bencana Meski Tak Ada Hujan Ekstrem
-
Tak Ada Kata Maaf, Kasus Ijazah Palsu Jokowi yang Menjerat Eggi Sudjana Resmi Dihentikan Polisi
-
Iran Bergejolak, DPR Peringatkan 'Aktor Asing' dan Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi WNI
-
Legislator PKS Dorong Pembahasan RUU Perampasan Aset Harus Transparan dan Junjung Tinggi HAM
-
Polisi Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Lubis, Bagaimana dengan Roy Suryo?
-
Polda Metro Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Perkara Roy Suryo Cs Tetap Lanjut
-
Diduga Masturbasi di Bus TransJakarta, Dua Penumpang Diperiksa Polisi