Suara.com - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengatakan, pimpinan DPR sudah memberikan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bertemu. Dia pun berharap, Presiden dapat menyediakan waktu pada Senin (12/10/2015), yang diketahui justru sudah dijadwalkan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR untuk memeriksa dirinya dan Ketua DPR Setya Novanto.
"Surat sudah disampaikan Ketua DPR. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini. Senin depan lebih bagus," kata Fadli Zon di DPR, Jakarta, Jumat (9/10).
Disebutkan, pertemuan ini sendiri dinilai perlu dilakukan untuk membahas tiga agenda besar yang berkaitan dengan calon pimpinan (capim) KPK yang akan dijalankan fit and proper test-nya oleh Komisi III DPR. Ketiga agenda atau topik itu adalah soal fit and proper test yang berdekatan dengan usulan revisi UU KPK, soal laporan audit BPK atas KPK, serta ketiadaan jaksa di dalam capim KPK kali ini.
Sementara untuk diketahui, pada tanggal yang sama MKD DPR sudah menjadwalkan pemeriksaan Fadli Zon bersama Setya Novanto, terkait kasus dugaan pelanggaran etika yang mereka lakukan saat kunjungan luar negeri ke Amerika Serikat (AS). Pelanggaran etika yang dimaksud adalah ketika mereka berdua melakukan pertemuan dengan pengusaha Donald Trump.
Diketahui awalnya pada Senin (28/9) lalu, Setya dan Fadli sudah dijadwalkan dalam pemanggilan pertama kasus tersebut. Namun keduanya tidak bisa hadir, karena masih berada di Arab Saudi untuk memenuhi undangan Raja Arab.
"Karena itu, kita jadwal ulang pada tanggal 12 Oktober, karena (mereka) baru ke Jakarta tanggal 30 September. Lalu tanggal 5-8 itu (mereka) akan mengikuti agenda kegiatan di Yogyakarta," kata anggota MKD DPR, Syarifuddin Sudding, di DPR, Jakarta, Senin (28/9) lalu.
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital
-
Diduga Disambar Petir, Lantai 5 Tzu Chi School PIK Terbakar: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
-
Kisah Warga Cilandak Timur Hadapi Banjir di Balik Tanggul Anyar
-
Megawati Hadiri Penutupan Rakernas I PDIP, Sampaikan Arahan dan Rekomendasi Partai
-
BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang
-
Nota Perlawanan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Ditolak, Nadiem Makarim: Saya Kecewa