- Aliansi mahasiswa dari UI, UPNVJ, dan PNJ berorasi di Mabes Polri, Kebayoran Baru pada Jumat sore (27/2/2026).
- Saat Magrib tiba, suasana demonstrasi mencair karena massa aksi memilih berbuka puasa di lokasi demonstrasi.
- Aksi mahasiswa ini menyebabkan peningkatan signifikan pendapatan pedagang kaki lima di sekitar area aksi tersebut.
Suara.com - Deru orasi dan semangat aliansi mahasiswa yang memadati area Markas Besar (Mabes) Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (27/2/2026) sore, menyisakan cerita lain di balik panggung aksi. Di tengah riuhnya tuntutan dalam demo mahasiswa, momen berbuka puasa justru menjadi ladang rezeki tak terduga bagi para pedagang kaki lima di sekitar lokasi.
Aliansi mahasiswa yang terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) telah memadati kawasan tersebut sejak sore hari.
Namun, ketika azan Magrib berkumandang, suasana yang semula tegang perlahan mencair. Massa aksi tampak menepi ke bahu jalan, duduk bersila untuk melepas dahaga dan mengisi perut sebelum melanjutkan kegiatan.
Momentum inilah yang dimanfaatkan para pedagang makanan dan minuman yang sudah bersiaga. Mulai dari penjual somay hingga pedagang kopi keliling yang akrab disebut starling, tampak dikerubungi pembeli.
Salah satu pedagang starling, Jahdi, mengaku kewalahan melayani pesanan es teh dan kopi dari para mahasiswa. Jika biasanya ia harus berkeliling mencari pembeli, kali ini ia cukup berhenti di satu titik karena langsung dikerumuni massa.
“Ya kelilingnya di sini doang, Mbak,” ujar Jahdi saat ditemui di lokasi.
Ia tak menampik bahwa aksi mahasiswa yang bertepatan dengan waktu berbuka puasa membawa dampak signifikan terhadap pendapatannya. Raut lelahnya tertutup rasa syukur ketika menceritakan lonjakan omzet dibandingkan hari biasa.
“Alhamdulillah rame. Enggak kayak biasanya, berkat ada aksi ini nih. Jadi kayak bawa berkah,” katanya.
Bahkan, menurutnya, penghasilan yang ia peroleh bisa meningkat hingga tiga kali lipat.
Baca Juga: Ratusan Mahasiswa UI dan UPNVJ Mulai Datang! 'Polisi Pembunuh' Menggema di Depan Mabes Polri
“Kira-kira tiga kali lipat lah. Alhamdulillah,” ungkapnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan tak hanya starling yang kebanjiran pembeli. Pedagang somay pun tampak diserbu massa. Sambil duduk santai di trotoar, para mahasiswa menikmati hidangan sederhana sebelum kembali merapikan barisan atau membubarkan diri secara tertib.
Bagi para pedagang kecil, aksi demonstrasi bukan semata panggung politik. Di momen seperti ini, denyut ekonomi mereka justru terasa lebih hidup, memberi napas tambahan di tengah perjuangan mencari nafkah sehari-hari.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas