Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi, Jawa Barat, menangkap seorang pelaku pemerkosaan yang dialami oleh seorang anak yang masih di bawah umur.
"Penangkapan terhadap pelaku bernama Heru (22) kami lakukan bersama dengan jajaran Polresta Bekasi Kota," kata Komisioner KPAI Kota Bekasi Rury Arief Rianto di Bekasi, Sabtu (10/10/2015).
Petugas gabungan itu mendatangi rumah pelaku di RT-008 RW-014, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi pada Jumat (9/10/2015) siang.
"Saat itu pelaku sempat bersembunyi di kolong tempat tidur orangtuanya. Namun akhirnya dia menyerahkan diri ke petugas," katanya.
Pelaku segera dibawa ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Bekasi Kota untuk dimintai keterangan.
Rury menjelaskan, kasus pemerkosaan tersebut terjadi 15 September 2014, yang menimpa korbannya berinisial GV (16), seorang siswi SMK warga Jakarta Timur.
Orang tua korban melapor ke Mapolresta Bekasi Kota pada 26 September 2014, namun selama setahun kasus itu tidak juga rampung.
"Kasusnya sudah setahun yang lalu, namun baru kali ini kami tangani lagi," ujarnya.
Menurut dia, Heru berprofesi sebagai buruh serabutan yang baru mengenal DV dan mengajaknya jalan-jalan dengan sepeda motor.
"Pelaku sempat mengajak korban ke kontrakannya dengan alasan ada barang yang tertinggal," katanya.
Namun saat korban menumpang buang air kecil di toilet, pelaku pun memperkosa korban.
"Pelaku dan korban merupakan teman yang belum kenal lama," katanya. (Antara)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Polisi Ungkap Kondisi Mengerikan yang Dialami Bocah Dalam Kardus
Aming dan Isu Sensitif di Filmnya
Fakta Mengejutkan soal Hubungan Lelaki-Perempuan
Intel Inggris Bisa Bajak Ponsel dan Diam-diam Potret Wajah Anda
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT