Suara.com - Politisi DPR mengungkapkan kalau KPK mengalokasikan anggaran hingga Rp750 juta untuk menangani satu perkara dugaan korupsi.
Hal itu diungkapkan Anggota Komisi III DPR, John Kenedy Azis, dalam forum grup diskusi bertajuk Partisipasi Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi oleh KPK, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2015).
John menyebut hal itu sebagai salah satu jurus rahasia keberhasilan KPK dalam mengusut perkara dugaan korupsi.
Dia meminta agar dana perkara tersebut diseimbangkan, sehingga tidak menimbulkan kecemburuan.
"Terang aja KPK berhasil, wong anggarannya aja gede. Bayangkan saja satu perkara penyelidikan hingga eksekusi itu bisa sampai Rp750 juta satu perkara," kata John.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana tugas pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji membenarkan bahwa anggaran setiap pengusutan perkara memang tidak kecil.
Bahkan dia menyebut, anggaran pencegahan bisa lebih besar lagi. Namun hal tersebut terjadi karena dalam menangani perkara, KPK menganut sisitem perwilayah dan tidak memiliki perwakilan seperti Polri dan Kejaksaan.
"Iya, memang besar, karena dalam menangani perkara kita lakukakan sistem per wilayah," kata Anto.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat