Suara.com - Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan DPR Junimart Girsang mengatakan Wakil Ketua DPR Fadli Zon seharusnya jangan membuat polemik setelah mangkir dari panggilan mahkamah untuk diperiksa terkait dugaan melanggar etika karena menemui pengusaha Donald Trump disela kunjungan kerja ke Amerika Serikat.
"Begini, datang saja ke MKD. Jangan bicara di luar datang saja ke MKD. Hormatilah alat kelengkapan dewan, apalagi beliau sebagai salah satu pimpinan. Jadi jangan berpolemik. Kalau marah ke MKD, datanglah ke MKD. Itu baru cerdas dan santun namanya," kata Junimart di DPR, Selasa (13/10/2015).
Fadli mangkir dari panggilan MKD dengan alasan surat undangan mahkamah tidak menyertakan perkara yang ingin diklarifikasi. Padahal, menurut Junimart, surat undangan sudah jelas-jelas mencantumkan perkara. Lagipula, kata dia, dalam perkara tanpa aduan yang ditangani MKD tanpa ditulis perkaranya, seharusnya bisa dimengerti.
"Ini perkara tanpa aduan, seluruh orang di Indonesia sudah tau. Jadi jangan tanya perkaranya apa. Kan nggak ada masalah yang lain," kata dia.
"Sudah kita beri undangan, di situ sudah jelas masalahnya apa. Yaitu pertemuan dengan Donald Trump. Itu ada di surat itu," kata anggota Fraksi PDI Perjuangan.
Junimart menekankan jangan sampai ketidakhadiran Fadli menjadi preseden buat anggota dewan yang lain. Dikhawatirkan, anggota DPR lain ikut-ikutan tidak datang ke mahkamah untuk diperiksa.
"Bukan kita bicara keras, tidak. Hargailah peraturan yang mereka buat sendiri. Ini kan aturan mereka yang buat, bukan saya. Saya hanya menjalankan peraturan yang mereka buat," ujar dia.
"Kalau begini bubarkan saja MKD," tambah dia.
Tag
Berita Terkait
-
Masih Tak Hadir Diperiksa, MKD DPR Ultimatum Setya dan Fadli
-
Setya-Fadli Mangkir Lagi, Anggota Tak Bisa Tutupi Kekecewaan
-
Kasus Ketemu Trump, MKD Tunggu Kehadiran Setya dan Fadli Hari Ini
-
Dipanggil Kedua Kalinya oleh MKD, Setnov : Kita Lihat Nanti
-
Tak Hadir Hari Ini, MKD Kirim Panggilan Kedua untuk Setnov-Fadli
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia
-
Dipanggil KPK Saat Praperadilan, Kubu Yaqut Cium Indikasi Intervensi: Ini Sangat Aneh
-
Menhaj Tegaskan Persiapan Haji 2026 Tetap On Schedule di Tengah Situasi Timur Tengah